year book

Cahaya matahari menembus jendela kamar saya. Pagi yang cerah. Mata saya tiba-tiba tetuju pada tumpukan buku yang berantakan di rak dekat pintu kamar. Saya lalu mendekatinya dan mulai membereskan. Oh tidak, kertas buram, guntingan majalah, kertas jawaban ujian final, print out materi kuliah, foto kopi ijazah SMA, dan kertas-kertas ga jelas lainnya berhamburan kiri kanan. Pilih ini pilih itu yang masih berguna. Ga lama, buku itu dengan ajaib muncul di hadapan saya. Buku dengan sampul cokelat tua dan berdebu yang entah kapan terakhir tersentuh oleh tangan manusia. Saya pun meraih buku itu dan mulai mengusap-usapnya dari debu yang menutupinya.

“2008 SMUNEL YEAR BOOK” begitu tulisan yang ada di sampul depan.

Buku tahunan saya yang telah terlupakan sekian lama. Buku dengan wajah-wajah teman angkatan saya semasa SMA dulu, wajah-wajah ibu bapak guru saya, potret sudut sekolah tempat nongkrong dulu, dan coretan-coretan ala anak SMA saya. Baru berlalu 2 tahun, tapi buku itu terlihat sangat tua.

Saya membukanya lembar demi lembar. Kenangan semasa SMA dari kelas 1 sampai tamat tiba-tiba muncul kembali dan menyerupai slide buram di kepala saya. Semua keseruan masa dulu, mulai pertama masuk sekolah, dikerjai senior, dimarahi guru, ketawa ketiwi dengan teman, bolos kiri kanan, bahkan sampe ngerjain junior.

Saya tersenyum-senyum sendiri kala itu. Entah karena memori saya masih mengingat detil demi detil peristiwa yang ada di sekolah saya saat itu atau memang memori itu menyimpan kelucuan yang sanggup membuat otot pipi saya meregang menyunggingkan senyum. Sekelebat peristiwa mengharukan pun muncul sedikit demi sedikit.

Ternyata, ketika saya tersenyum sendiri melihat tulisan saya saat itu saya sadar bahwa saya bukan lagi sosok anak SMA seperti 2 tahun lalu. Saya bukan lagi anak-anak yang labil oleh keadaan dan saya harus meninggalkan kenangan itu jauh di belakang.

Tidak boleh lagi hidup di masa lalu..

Move on and always move on!!

Time goes by and i have to change become someone new.

Cahaya matahari menembus jendela kamar saya. Pagi yang cerah. Mata saya tiba-tiba tetuju pada tumpukan buku yang berantakan di rak dekat pintu kamar. Saya lalu mendekatinya dan mulai membereskan. Oh tidak, kertas buram, guntingan majalah, kertas jawaban ujian final, print out materi kuliah, foto kopi ijazah SMA, dan kertas-kertas ga jelas lainnya berhamburan kiri kanan. Pilih ini pilih itu yang masih berguna. Ga lama, buku itu dengan ajaib muncul di hadapan saya. Buku dengan sampul cokelat tua dan berdebu yang entah kapan terakhir tersentuh oleh tangan manusia. Saya pun meraih buku itu dan mulai mengusap-usapnya dari debu yang menutupinya.

“2008 SMUNEL YEAR BOOK” begitu tulisan yang ada di sampul depan.

Buku tahunan saya yang telah terlupakan sekian lama. Buku dengan wajah-wajah teman angkatan saya semasa SMA dulu, wajah-wajah ibu bapak guru saya, potret sudut sekolah tempat nongkrong dulu, dan coretan-coretan ala anak SMA saya. Baru berlalu 2 tahun, tapi buku itu terlihat sangat tua.

Saya membukanya lembar demi lembar. Kenangan semasa SMA dari kelas 1 sampai tamat tiba-tiba muncul kembali dan menyerupai slide buram di kepala saya. Semua keseruan masa dulu, mulai pertama masuk sekolah, dikerjai senior, dimarahi guru, ketawa ketiwi dengan teman, bolos kiri kanan, bahkan sampe ngerjain junior.

Saya tersenyum-senyum sendiri kala itu. Entah karena memori saya masih mengingat detil demi detil peristiwa yang ada di sekolah saya saat itu atau memang memori itu menyimpan kelucuan yang sanggup membuat otot pipi saya meregang menyunggingkan senyum. Sekelebat peristiwa mengharukan pun muncul sedikit demi sedikit.

Ternyata, ketika saya tersenyum sendiri melihat tulisan saya saat itu saya sadar bahwa saya bukan lagi sosok anak SMA seperti 2 tahun lalu. Saya bukan lagi anak-anak yang labil oleh keadaan dan saya harus meninggalkan kenangan itu jauh di belakang.

Tidak boleh lagi hidup di masa lalu..

Move on and always move on!!

Time goes by and i have to change become someone new.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s