Musium Bugis di Kerajaan Johor Bahru Malaysia

Kekerabatan Indonesia-Malaysia bukan hanya dari kesukuan Melayu. Tapi juga kesukuan Bugis. Jangan salah loh yaa! Di Malaysia sana, ada satu musium yang menyimpan segala sejarah suku Bugis. Namanya Muzium Bugis. Letaknya di Kampung Kerang, Pontian, Johor Bahru, Malaysia. Dalam musium ini sendiri sudah terkumpul sekitar 2000 artefak Bugis yang terdiri dari perlengkapan sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat Bugis, perhiasan pribadi dan perlengkapan menikah, dan perlengkapan adat lainnya.

Kurator musium ini bernama Pak Cik Dullah, atau begitulah saya biasa memanggilnya. Pembawaannya yang ramah dan tentu saja menguasai sejarah kaum Bugis membuat saya terpukau oleh beliau. Dengan dialek Malaysia-nya, beliau dengan fasih menceritakan kepada saya bagaimana suku Bugis bisa sampai di Malaysia. Beliau sendiri memiliki darah Bugis. Pantas lah beliau begitu cinta dengan sukunya.

Pak Cik Dullah sendiri disebut sebagai Indiana Jones Malaysia. Selain karena postur tubuh yang tegap dan kulit kecokelatan bak seorang koboi, ketekunannya mengelola musium ini dari nol adalah hal yang patut diacungi jempol. Beliau menikah dengan seorang perempuan Bugis tulen yang merupakan kakak dari ayah saya. Jadi, saya bisa bilang saya punya paman seorang Indiana Jones. Hihihi.

Tapi bukan di situ letak kebanggaan saya. Ketika berkunjung di musium ini, yang tepat berada di bibir Selat Malaka, saya terpana dengan begitu banyaknya relik Bugis yang telah beliau kumpulkan. Bahkan bisa menyamai banyaknya artefak yang terdapat di Musium Fort Rotterdam, Makassar. Saat saya berkunjung 2012 lalu, musiumnya masih dalam tahap renovasi karena dipindahkan dari lokasi yang dulu. Sekarang, musiumnya sudah selesai.

Hal yang perlu diingat bahwa, kesukuan yang ada di Malaysia dan Indonesia menjadi bukti bahwa kita memiliki budaya yang sama. Tidak ada budaya yang hanya dimiliki oleh Malaysia atau Indonesia. Karena budaya itu milik Bugis dan Bugis berada di dua Negara ini. Budaya bukan dimiliki oleh Negara.

Musium ini resmi berada di bawah Kerajaan Negeri Johor, Malaysia, sebagai bukti penghargaan yang diberikan oleh Negara terhadap sejarah panjang suku Bugis yang menetap di Malaysia. Tidak dipungkiri juga bahwa suku Bugis dulu dan sekarang telah memberi kontribusi yang banyak bagi politik dan ekonomi Johor Bahru. Oleh karenanya, penghargaan Kerajaan Negeri Johor berupa pembinaan penuh bagi musium ini juga patut kita hargai dan begitu pula kita menghargai budaya sendiri.

PS. saya mau ngupload foto tapi dari tadi error terus ):

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s