Yang Penting Nikah Dulu, Nduk

Beberapa waktu lalu bermunculan tulisan mengenai betapa pentingnya menikah ketimbang sekolah. Bahwa banyak perempuan cantik di luar sana yang masih ‘nganggur’ karena disinyalir memilah milih laki-laki. Mereka dianggap ‘menunggu’ laki-laki tampan, baik, dan kaya. Karena menolak ‘ikhwan’ yang agak dibawah standar mereka, akhirnya mereka jadi nganggur. Benar jika cantik saja tidak cukup, agama harus menjadi… Continue reading Yang Penting Nikah Dulu, Nduk

Advertisements

Current Status: Ex-Student and Indonesian

Mungkin agak latah ya jadinya tulisan saya ini. Soalnya rada ‘in’ soal kritik non penerima beasiswa ke (alumni) penerima beasiswa atau bahkan sesama penerima beasiswa. Well, saya adalah alumni penerima beasiswa dari The Scientific and Technological Research Council of Turkey (TÜBİTAK) tahun 2015. Selama dua tahun di Turki, TÜBİTAK adalah penopang hidup finansial saya satu-satunya.… Continue reading Current Status: Ex-Student and Indonesian

Spoil Me with Loyalty, I Can Finance Myself

Kata orang tua dulu, tidak usahlah perempuan banyak kerja di luar rumah. Tinggallah saja di rumah, urus rumah, besarkan anak, dan tentunya layani suami. Tugas perempuan adalah melayani keluarga sebaik mungkin dengan cara tinggal di rumah. Sedangkan tinggal di rumah saja pekerjaan masih keteteran apalagi kerja di luar rumah? Anak siapa yang urus? Suami? Mau… Continue reading Spoil Me with Loyalty, I Can Finance Myself

Inspiring or Just a Showing Off?

Bedanya menginspirasi dan pamer itu tipis, cyin. Sudah lama saya cukup teriritasi dengan beberapa postingan orang (yang unfortunately saya follow di media sosial) dan tidak cukup ‘berani’ untuk meng-unfollow mereka karena kekerabatan yang cukup dekat. Hal yang kemudian saya lakukan adalah: menutup permanen salah satu akun sosial media saya, yaitu Path. Maraknya pertumbuhan angka selebgrams… Continue reading Inspiring or Just a Showing Off?