Letter to Myself (?)

Hai D, Gara-gara secangkir kopi caramel macchiato ukuran raksasa yang kamu pesan tadi sore, kamu berakhir dengan menatap layar laptopmu bukannya meringkuk di atas selimut. Salahkan dirimu sendiri! Untung saja asam lambungmu bisa diajak kerjasama, jika tidak ya salahkan dirimu sendiri lagi. Tidak peduli betapa kamu tidak berjodoh dengan kopi, tetap saja kamu sok menikmati. … Continue reading Letter to Myself (?)

Advertisements

I B U

Ada satu saat dimana saya tiba-tiba merasa ingin menangis karena rasa sedih yang menyeruak, seperti saat ini. Ingin berbagi pada satu-satunya penenang hati, namun seketika saya sadar dia akan ikut bersedih. Sedih karena tak mampu untuk saling memeluk raga saat hanya pelukan bisu yang akan menyelamatkan airmata. Karena saat jarak dan waktu membentang jauh, itulah kesesakan … Continue reading I B U

S I N

To forgive yourself, Promising yourself not to repeat those mistakes is something that itself repeatedly pronounced in every corner of your mind. Somehow, you love to that process. Repetition of mistakes. Is that beautiful? A beautiful pleasure or a guilty pleasure? Tell me how it feels. Sure, you are sinner. In the way you did … Continue reading S I N